Konser Penghormatan Buddy Miles akan diadakan di New York City

[ad_1]

Pada awal September, sekelompok musisi akan berkumpul di New York City untuk menghormati seorang legenda yang pengaruhnya masih bergema. Pada hari ulang tahun Buddy Miles yang ke-78, konser penghormatan di The Cutting Room akan mempertemukan para artis yang jalurnya bersinggungan dengan warisan sang drummer. Di antara para peserta: Vernon Reid, kekuatan gitar di balik Living Colour, dan mantan drummer Billy Joel Liberty DeVitto, keduanya menjadi sorotan untuk merayakan pengaruh abadi Miles.

Konser ini merupakan kelanjutan sekaligus puncak dari penghormatan yang lebih luas. Tahun lalu, drummer-produser-penyanyi James “Biscuit” Rouse meluncurkannya Biskuit dan Sobatsebuah album penghormatan yang didedikasikan untuk karier Miles yang terkenal. Rekaman tersebut memadukan delapan interpretasi ulang lagu-lagu dari seluruh diskografi Miles dengan tiga lagu orisinal yang dibentuk oleh semangatnya. Album ini menampilkan kontribusi dari Reid, bassis Doug Wimbish, dan virtuoso gitar jazz Marcus Machado.

Kini, Rouse berupaya menghadirkan musik tersebut dari rekaman dan ke dalam suasana live. Pertunjukan di bulan September menjanjikan lebih dari sekedar pertunjukan; ini adalah momen berkumpul, mengenang, dan berdialog. Selain membawakan lagu secara langsung, para peserta akan menyaksikan diskusi meja bundar tentang karier Miles dan melihat cuplikan video langka dari artis itu sendiri. Interaksi antara percakapan dan penampilan tersebut bertujuan untuk menangkap keutuhan seorang musisi yang lebih dari sekadar seorang drummer.

Konser ini juga akan menjadi momen pra-rilis Biskuit dan Sobat pada vinil. Rouse bermaksud untuk menyediakan salinan terlebih dahulu bagi mereka yang hadir: kenang-kenangan nyata malam itu dan kehadiran Buddy Miles yang berkelanjutan.

Rouse mendekati proyek ini dengan rasa hormat dan hubungan pribadi. Dia menggambarkan acara tersebut bukan hanya sekedar pertunjukan sampul, namun “perayaan seorang drummer, gitaris, penyanyi, dan produser jenius yang musiknya mengubah permainan.” Rasa kagumnya terlihat jelas: ini adalah musik yang berakar pada penciptaan seumur hidup, dan diperlakukan bukan sebagai nostalgia, namun sebagai warisan hidup.

Bagi Miles, yang menjangkau khalayak luas di band-band seperti Electric Flag dan Band of Gypsys: bersama Hendrix dan lainnya, malam itu mewakili gelombang berkelanjutan dari kekuatan kreatifnya. Dan bagi Reid, Liberty DeVitto, dan rekan-rekan musisi mereka, bergabung dalam penghormatan adalah cara untuk menyalurkan memori dan momentum. Di satu tempat, melalui percakapan dan suara, warisan Buddy Miles akan terdengar lagi, dibawa ke tangan yang baru.



[ad_2]

Konser Penghormatan Buddy Miles akan diadakan di New York City

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *