[ad_1]
James Gadson, seorang drummer sesi produktif yang ritmenya mendukung lagu-lagu hits Diana Ross, Jackson 5, Bill Withers, dan banyak lainnya, meninggal dunia pada usia 86 tahun. Menurut istrinya, Barbara, Gadson baru saja menjalani operasi dan terjatuh. “Dia adalah suami, ayah, kakek, kakek buyut yang hebat, dan seorang drummer yang hebat,” katanya Batu Bergulir.
Kehidupan Awal dan Akar Musik:
Lahir pada 17 Juni 1939, di Kansas City, Missouri, Gadson dibesarkan dalam keluarga musik. Ayahnya, juga seorang drummer, mendorong dia dan saudaranya Thomas untuk bermain di korps drum sekolah mereka. Setelah bertugas di Angkatan Udara, Gadson mulai tampil di band saudaranya pada keyboard dan vokal sebelum kembali ke drum. Di awal karirnya, dia mendukung artis tur seperti Otis Redding dan Sam Cooke, mendapatkan reputasi sebagai drummer yang serba bisa dan penuh perasaan.
Terobosan di Los Angeles:
Pindah ke Los Angeles pada pertengahan 1960-an, Gadson bergabung dengan Watts 103rd Street Rhythm Band, berkontribusi pada lagu-lagu hits seperti “Do Your Thing” dan “Express Yourself.” Di sanalah dia menarik perhatian produser Motown Hal Davis, yang mengarah ke sesi kerja di “Dancing Machine” Jackson 5 dan, kemudian, hits Motown yang tak terhitung jumlahnya.
Pekerjaan Sesi Ikonik:
Gadson menjadi drummer sesi untuk beberapa nama besar dalam musik. Karyanya dapat didengar di film klasik seperti “Lean on Me” dan “Use Me” karya Bill Withers, “I Will Survive” karya Gloria Gaynor, “Don’t Leave Me This Way” karya Thelma Houston, “Love Hangover” karya Diana Ross, dan “I Want You” karya Marvin Gaye. Dia juga bermain di “Got to Be Real” karya Cheryl Lynn, “Cruisin'” karya Smokey Robinson, dan “Heaven Must Be Missing an Angel” karya Tavares.

Meskipun ada beberapa rilisan solo, termasuk single disko tahun 1976 “Go By What's in Your Heart,” warisan sejati Gadson terletak pada karya sesinya. Kolaborasi selanjutnya mencakup beberapa generasi, bekerja dengan Beck Perubahan LautJustin Timberlake aktif FutureSex/Suara CintaHarry Styles aktif Garis Halusdan D'Angelo dan Vanguard Mesias Hitam.
Warisan dan Pengaruh:
Gaya permainan drum Gadson—yang funky, penuh perasaan, dan ritme yang rumit—telah meninggalkan jejak yang tak terhapuskan dalam musik modern. Questlove menyebutnya sebagai “breakbeats yang ditentukan,” sementara Flea mencatat, “Warisannya akan terus hidup melalui jutaan tarian gembira yang dilakukan manusia mengikuti iramanya, untuk menyembuhkan dan merasa bebas.” Kendrick Lamar bahkan meminjam pola ritme Gadson beberapa dekade kemudian, menunjukkan keahliannya yang abadi.
Jeff Parker, seorang gitaris jazz, mengenang perangkat drum legendaris Gadson: “Saya tahu pasti ada BANYAK sejarah di sana… Dia berkata, 'Itu adalah drum yang ada di banyak rekaman.'” Irama Gadson terus bergema sepanjang sejarah soul, funk, R&B, dan seterusnya.
James Gadson meninggalkan keluarga dan warisan musik yang akan bergema di generasi mendatang.
Dia berusia 86 tahun.
[ad_2]
James Gadson, Drummer Sesi Legendaris, Meninggal pada Usia 86 – Jaringan Berita Drumming